Aku ingin lelah


Kaki yang berjalan di atas pasir panas, di bawah terik matahari tanpa sejepit alas kaki, tanpa menjinjing payung pelindung diri yang mulai koyak ini. 

Menuju hatimu, kenapa selalu serumit itu ?

Aku yang hanya membawa jaket kulit hitam yang sesekali kujadikan payung, hanya agar aku tak jatuh ditengah perjalanan gurun yang ganas ini. 

Didepan, selalu kulihat teduh, kupercepat langkah agar cepat pula kulepas penat dan dahaga. Semakin kupercepat, semakin teduh itu menjauh, lebih cepat dari langkah ku yang sudah mencapai batas kecepatan.

Di perjalanan yang melelahkan ini, sesekali aku bertemu dengan mereka yang juga berjuang dan yang diperjuangkan.

Bertemu dengan mereka yang sudah merdeka bahkan tanpa perjuangan membuat aku berpikir “kenapa aku tidak seperti mereka, apa yang berbeda “.

Dan pada akhirnya, aku mencapai batas lelah, tidak ada lagi tenaga untuk memperjuangkan kamu yang tak ingin kuperjuangkan.

Sudah habis rasa ini di tengah perjalanan, di gerogoti rasa penasaran,  menebak nebak rasamu. 

Sudah habis, tak tersisa. 

Jika nanti engkau tau bahwa aku pernah sedemikian gigih nya memperjuangkanmu. 

Mungkin perjalanan itu sudah kulupakan. 

Dan tujuan perjalanan itu sudah tidak akan ada lagi bekas. 

I get tired

Abd Hannan

29-juni-2017

Advertisements