Cinta tak harus memiliki ?


Sudah cukup sering aku temui kisah dua hati yang berpisah setelah lama merajut kisah.

Dan berakhir dengan kata penuh keluh kesah dan nada getir mengatakan “cinta tak harus memiliki”.

Aku tidak

Aku disini, masih mengejarmu untuk kubantah kata seorang pengecut itu.

Karna aku tak bisa jika selimut itu tak kubagi dengan kamu.

Aku ngak rela jika bukan kamu yang membangunkan ku untuk berjamaah sholat subuh

Dan aku tak akan pernah bisa tanpa kamu di masa tua.

Aku hanya ingin kamu yang menggenggam tangan ini untuk melanjutkan keluarga besarku dan keluargamu.

Jadilah wanita yang bisa menegurku saat aku salah, yang bisa membina anak anak dan mendamaikan rumah dengan ke sholeha an mu.

Aku mencintaimu

Kuharap kau merasakan getaran hebat ini saat orang memanggil namamu

Hannan / 12 september 2016 

Sepi itu

lonely

Sepi itu,

bukan disaat aku sendirian, bukan saat seluruh dunia menjauhkan isinya dariku.
bukan pula saat aku jalan sendiri di tengah kabut yang dinginnya menusuk.

sepi itu,

ketika kamu tak bersamaku, bukan,
itu terlalu besar hanya untuk membuang sepi ini.

sepi, adalah saat kamu tak pernah lepas dari ingatan, tapi aku tak pernah terlintas di ingatan kamu yang sangat aku inginkan sebagai dekapan hangat saat kita berjauhan.

aku tak mengapa sendirian duduk disini sambil menaruh dagu ini di pangkuan sendiri.

aku juga tak mengapa, terlelap diiringi ingatan yang selalu mengingat kamu, aku yang kuharap menjadi kita.

aku hanya berharap, kamu melantunkan melodi kecil seraya kamu berkata ” aku juga merindukanmu”.

itu saja, cukup tertebus sepi yang berkepanjangan dan tak kunjung menemukan ujung ini.

miss you a lot, H…….

Hannan,

Ditulis dimalam yang dingin setelah diguyur hujan disore hari dibasahi rindu yang masih hangat

Kenapa denganku !

39308_10151302694348185_2032898910_n

Aku selalu sepi meskpun ditengah tengah keramain.

aku susuri jalan setapak yang gelap itu, berharap disana aku bisa melihat mata yang teduh dengan pandangan yang meneduhkan yang pernah aku lihat.

aku berjalan ketempat yang lebih sepi lagi, namun, semakin dada ini susah menghembuskan nafas.

seperti ada yang hilang, seperti ada yang kurang.

aku menemukan diriku di dalam dirimu

aku menemukan kamu, dalam doa ku.

aku ingin kamu nyata, nyata aku genggam, nyata aku lihat dan rasakan

Teruntuk,
Hum. . .
yang selalu menjadi alasanku menjadi lebih baik

Hannan