Beri aku alasan untuk melupakanmu

6911520468_88fe88431d_b

Aku susuri jalan yang gelap,
kau datang dengan cahaya

aku berjalan di kabut yang dingin
kau hadir dengan hangat yang menghangatkan

aku berdiri di tengah gurun panas
kau redupkan panas itu

aku terombang ambing di tengah badai lautan
kau melempariku sepotong bambu

Dan, apa alasanku untuk melupakanmu ?

Aku berharap, kau datang menyambut tangan yang tak pernah bergeming ini dari tempat sejak pertama aku mengenalmu.

Dear, Hum…..

Hannan

ditulis di sore hari yang mulai tak memiliki matahari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s