Sepi itu

lonely

Sepi itu,

bukan disaat aku sendirian, bukan saat seluruh dunia menjauhkan isinya dariku.
bukan pula saat aku jalan sendiri di tengah kabut yang dinginnya menusuk.

sepi itu,

ketika kamu tak bersamaku, bukan,
itu terlalu besar hanya untuk membuang sepi ini.

sepi, adalah saat kamu tak pernah lepas dari ingatan, tapi aku tak pernah terlintas di ingatan kamu yang sangat aku inginkan sebagai dekapan hangat saat kita berjauhan.

aku tak mengapa sendirian duduk disini sambil menaruh dagu ini di pangkuan sendiri.

aku juga tak mengapa, terlelap diiringi ingatan yang selalu mengingat kamu, aku yang kuharap menjadi kita.

aku hanya berharap, kamu melantunkan melodi kecil seraya kamu berkata ” aku juga merindukanmu”.

itu saja, cukup tertebus sepi yang berkepanjangan dan tak kunjung menemukan ujung ini.

miss you a lot, H…….

Hannan,

Ditulis dimalam yang dingin setelah diguyur hujan disore hari dibasahi rindu yang masih hangat

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s